kita yang tak nyata,
dari hari lalu yang sempat berjumpa,
aku tak tahu, apakah ini cinta dalam pandagan pertama..
apakah ini hanya fana..
kita yang harus saling menjaga,
diantara banyaknya sandiwara, di luar sana..
yang selalu menusuk senja, yang jingga..
ia selalu datang, dalam kelam dan menusuk ruang hampa..
kita yang harus bicara,
sekedar bertanya..
dalam sebuah janji dan luka,
kecewa, salah satu resikonya..
kita tak usah banyak bertemu,
agar rindu ini selalu menggebu,
dalam setiap anganya selalu menyapu,
dan mengumpulkan diksi, untuk ku berpuisi
mungkin tak banyak, namun ini cukup menurutku.
mungkin tak seromantis dilan, namun ini adalah isi hatiku
yang selalu ingin berpuisi dalam setiap langkah langkah ku, bersamamu.
furo,cirebon2022
Tidak ada komentar:
Posting Komentar